My Heart Left in San Francisco

 “San Francisco is perhaps the most European of all American Cities”

(Cecil Beaton)

Processed with VSCO with hb1 preset

Jika Anda berniat untuk mengunjungi negara Paman Sam dan bingung memilih destinasi kota mana saja yang patut masuk dalam bucket list perjalanan wisata, San Francisco patut Anda masukkan dalam urutan prioritas kota yang wajib dikunjungi. Terletak di wilayah utara California, dengan dikelilingi Teluk San Francisco dan Samudra Pasifik, kota ini sungguh memiliki daya tarik alam yang sempurna. Ditambah dengan topografi kota yang berbukit, jalan-jalan Anda ke kota “Paris of The West” ini dipastikan akan selalu diiringi oleh decak kagum.

Processed with VSCO with hb1 preset

Lombard Street

Kunjungan ke San Francisco adalah bagian dari rangkaian perjalanan wisata West Coast kami di bulan Agustus 2016 lalu. Dari teriknya cuaca Los Angeles dan Las Vegas, temperatur tubuh seakan dipaksa untuk beradaptasi cepat dengan suhu udara kota San Francisco, dingin berangin. Benar adanya tips yang saya baca dari salah satu situs wisata San Francisco, selalu persiapkan pakaian berlapis, karena angin dingin dari Samudra Pasifik dapat secara instan merubah temperatur kota. Setelan jeans, sweater, dan sepatu tertutup adalah tipikal gaya berpakaian warga San Fran di “musim panas”.

2016-08-21 09.08.43 1.jpg

Oakland City

2016-08-21 07.23.58 1.jpg

Marriott City Center, Oakland

Processed with VSCO with a5 preset

Breakfast at the Fat Lady, Oakland

Selama tiga hari di San Francisco kami sengaja memilih penginapan di kota tetangga, Oakland. Sebagai kota berpenduduk terpadat kedua di Amerika setelah New York, terutama dengan daya pikatnya sebagai pusat bisnis dan wisata California, tak mengherankan harga hotel dan penginapan di kota ini lebih mahal dari harga pasaran pada umumnya. Terkoneksi dengan jalur kereta BART (Bay Area Rapid Transit), hanya dengan waktu tempuh 13 menit kami dapat berkomuter dengan efisien lintas Oakland – San Francisco. Jangan ragu untuk menggunakan fasilitas transportasi publik disini, hanya dengan membeli kartu transportasi isi ulang Clipper Card, Anda akan sangat dimudahkan dengan koneksi moda transportasi Bay Area, mulai dari BART, Muni Bus, Muni Metro hingga transportasi iconic di kota ini: Cable Car!

Processed with VSCO with c1 preset

The cable car

2016-08-21 02.42.18 1.jpg

The Golden Gate

2016-08-21 02.56.42 1.jpg

Destinasi utama kami di hari pertama tidak lain adalah mengunjungi ikon terpenting kota ini, Golden Gate Bridge. Sebagai landmark yang visualnya paling banyak diabadikan di dunia, ternyata terdapat beberapa angle yang direkomendasikan untuk mendapatkan hasil visual fotografi terbaik berdasarkan posisi matahari dan arah kabut, yakni dari Fort Point untuk angle foto terbaik di pagi hari, angle dari Baker Beach untuk siang hari, dan dari Tanjung Marin untuk visual terbaik di sore dan malam hari. Cukup rumit ya. Tapi demi hasil fotografi terbaik tidak ada salahnya mencoba saran diatas.

Processed with VSCO with hb2 preset

Fisherman’s Wharf

Jika Anda penggila masakan laut, Anda wajib mengunjungi Fisherman’s Wharf. Anda akan menemukan beragam restoran dan penjaja makanan laut siap saji berjajar. Duduk di pinggir dermaga dengan menikmati bread bowl soup hangat dan sekotak gorengan squid rings adalah kenikmatan sempurna yang saya rasakan kala itu. Untuk makan malam, kami sengaja mengunjungi Applebee’s Grill and Bar yang terletak tepat di seberang Fisherman’s Wharf. 

Processed with VSCO with hb1 preset

Pier 39

Spot wisata lain yang tak kalah menarik adalah Pier 39. Dermaga ini menyuguhkan sederetan restoran, toko souvenir dan lapak-lapak penjaja cemilan dan buah segar yang berjajar rapi disepanjang jalan menuju dermaga. Sebungkus donat bertabur gula kayu manis dan setangkup hotdog kami beli sebagai teman jalan menikmati sore kala itu. Dari sini Anda dapat melihat penjara Alcatraz dari kejauhan. 

Processed with VSCO with hb1 preset

Union Square

Processed with VSCO with hb2 preset

Union Square

Processed with VSCO with hb1 preset

Lombard Street

Processed with VSCO with a5 preset

Lombard Street

Destinasi wisata selanjutnya yang kami tuju adalah Lombard Street. Terkenal sebagai jalan paling berkelok di dunia, Lombard Street menyuguhkan pemandangan rumah-rumah cantik dan teluk jika Anda berdiri dari sisi atas. Turun kebawah, Anda baru akan menyaksikan keunikan dari jalan ini. Akses menuju Lombard Steet dapat ditempuh dengan menggunakan cable car dari distrik perbelanjaan Union Square. 

Di hari terakhir, liburan kami tutup dengan mengunjungi distrik eksentrik di San Francisco, Haight Ashbury. Distrik ini dikenal sebagai asal kelahiran kultur hippie. Salah satu restoran rekomendasi kami adalah restoran Karibian, Cha Cha Cha. Terbaik.

2016-08-23 06.49.58 1.jpg

Cha Cha Cha, Haight Ashbury

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s